Dasar Arduino

 Dasar Arduino

                                                      

  Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat sumber terbuka, diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Perangkat kerasnya memiliki prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri.

 Tujuan awal dibuat Arduino adalah untuk membuat perangkat mudah dan murah, dari perangkat yang ada saat itu. Dan perangkat tersebut ditujukan untuk para siswa yang akan membuat perangkat desain dan interaksi.

 Dan Arduino mempunyai kelebihan dan kelemahannya, yaitu :

Kelebihan Arduino :

1. Memiliki slot USB.
2. Modul yang tersedia sudah siap pakai.
3. Disediakan berbagai library yang siap digunakan untuk bereksperimen.
4. Tidak perlu chip programmer.
5. Sudah terdapat shield GPS, Ethernet, dan SD Card.

Kekurangan Arduino :

1. Kode HEX terbilang besar bila kalian membandingkannya dengan mikrokontroler pro.
2. Kesalahan fuse bit sering terjadi sewaktu memproses bootloader
3. Program lama harus kalian modifikasi jika kalian ingin mengubah/menambahkan instruksi.
4. Ruang penyimpanan flash berkurang (dipakai bootloader)

Jenis - jenis Arduino :

1. Arduino Uno

   



    Arduino adalah jenis  yang paling banyak digunakan. Terutama untuk pemula sangat disarankan untuk menggunakan Arduino Uno karena banyak sekali referensi yang membahas Arduino Uno. Versi yang terakhir adalah Arduino Uno R3 (Revisi 3), menggunakan ATMEGA328 sebagai Microcontrollernya, memiliki 14 pin I/O digital dan 6 pin input analog. Untuk pemograman cukup menggunakan koneksi USB type A to To type B.

 

Spesifikasi Arduino Uno

Microcontroller

ATmega328P

Operating Voltage

5V

Input Voltage (recommended)

7-12V

Input Voltage (limits)

6-20V

Digital I/O Pins

14 (of which 6 provide PWM output)

PWM Digital I/O Pins

6

Analog Input Pins

6

DC Current per I/O Pin

20 mA

DC Current for 3.3V Pin

50 mA

Flash Memory   32 KB

(ATmega328P)

SRAM

2 KB (ATmega328P)

EEPROM

1 KB (ATmega328P)

Clock Speed

16 MHz

Length

68.6 mm

Width

53.4 mm

Weight

25 g

 

2. Arduino Due

 


 

    Berbeda dengan Arduino Uno, Arduino Due tidak menggunakan ATMEGA, melainkan dengan chip yang lebih tinggi ARM Cortex CPU. Memiliki 54 I/O pin digital dan 12 pin input analog. Untuk pemogramannya menggunakan Micro USB, terdapat pada beberapa Smartphone.


Spesifikasi Arduino Due

Microcontroller

AT91SAM3X8E

Operating Voltage

3.3V

Input Voltage (recommended)

7-12V

Input Voltage (limits)

6-16V

Digital I/O Pins

54 (of which 12 provide PWM output)

Analog Input Pins

12

Analog Output Pins

2 (DAC)

Total DC Output Current on all I/O lines

130 mA

DC Current for 3.3V Pin

800 mA

DC Current for 5V Pin

800 mA

Flash Memory

512 KB all available for the user applications

SRAM

96 KB (two banks: 64KB and 32KB)

Clock Speed

84 MHz

Length

101.52 mm

Width

53.3 mm

Weight

36 g

 

3.  Arduino Mega

 



    Arduino Mega 2560 adalah Board pengembangan mikrokontroller yang berbasis Arduino dengan menggunakan chip ATmega2560. Board ini memiliki pin I/O yang cukup banyak, sejumlah 54 buah digital I/O pin (15 pin diantaranya adalah PWM), 16 pin analog input, 4 pin UART (serial port hardware). Arduino Mega 2560 dilengkapi dengan sebuah oscillator 16 Mhz, sebuah port USB, power jack DC, ICSP header, dan tombol reset. Tentunya versi Arduino mega lebih memberikan peluang dalam Rancang bangun sistem yang lebih besar.

 

Spesifikasi Arduino Mega

Microcontroller

ATmega2560

Operating Voltage

5V

Input Voltage (recommended)

7-12V

Input Voltage (limits)

6-20V

Digital I/O Pins

54 (of which 12 provide PWM output)

Analog Input Pins

16

DC Current per I/O Pin

20 mA

DC Current for 3.3V Pin

50 mA

Flash Memory

256 KB of which 8 KB used by bootloader

SRAM

8 KB

EEPROM

4 KB

Clock Speed

16 MHz

LED_BUILTIN

13

Length

101.52 mm

Width

53.3 mm

Weight

37 g

 

4. Arduino Leonardo

 

Arduino Leonardo adalah mikrokontroler berbasis ATmega32u4. Arduino Leonardo memiliki 20 digital pin input/output (yang mana 7 pin dapat digunakan sebagai output PWM dan 12 pin sebagai input analog), 16 MHz kristal osilator, koneksi micro USB, jack power suplai tegangan, header ICSP, dan tombol reset. Ini semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler. Cukup dengan menghubungkannya ke komputer melalui kabel USB atau power dihubungkan dengan adaptor AC-DC atau baterai untuk mulai mengaktifkannya.

Arduino Leonardo berbeda dari Arduino yang lainnya karena ATmega32u4 secara terintegrasi (built-in) telah memiliki komunikasi USB, sehingga tidak lagi membutuhkan prosesor sekunder (tanpa chip ATmega16U2 sebagai konverter USB-to-serial). Hal ini memungkinkan Arduino Leonardo yang terhubung ke komputer digunakan sebagai mouse dan keyboard, selain bisa digunakan sebagai virtual (CDC) serial/COM port.

 

Spesifikasi Arduino Leopardo
Processor 802.3 10/100 Mbit/s
Microcontroller ATmega32u4
Architecture AVR
Operating Voltage
5V
Flash memory 32 KB of which 4 KB used by bootloader
SRAM 2.5Kb
Clock Speed 16 MHz
Analog I/O Pins 12
EEPROM 1 KB
DC Current per I/O Pins 40 mA on I/O Pins; 1A on 3.3 V Pin only when powered via external power supply
Input Voltage 7-12 V
Digital I/O Pins 36-57 V
Reserved Pins
4 used for SD card select; 10 used for W5500 select
Digital I/O Pins 20
PWM Output 7
Power Consumption 82 mA
PCB Size 53.34 x 68.58 mm
Card Reader Micro SD card, with active voltage translators
Weight 28g


5. Arduino Nano

 



Arduino Nano adalah Versi mini dari Arduino uno.Karena bentuknya yang ringkas maka konsekuensinya adalah membuang beberapa komponen penting diantaranya jack DC dan Socket USB tipe B diganti dengan MikroUSB.

 

Spesifikasi Arduino Nano

Microcontroller ATmega328
Architecture
AVR
Operating Voltage
5 V
Flash Memory 32 KB of which 2 KB used by bootloader
SRAM 2 KB
Clock Speed 16 MHz
Analog I/O Pins 8
EEPROM 1 KB
DC Current per I/O Pins 40 mA (I/O Pins)
Input Voltage
7-12 V
Digital I/O Pins 22
PWM Output 6
Power Consumption 19 mA
PCB Size 18 x 45 mm
Weight 7 g
Product Code A000005


6. Arduino Mini


Versi Arduino mini merupakan versi yang lebih sederhana dari arduino nano. Pada board arduino mini tidak tersedia lagi mikroUSB untuk mendownload program, artinya kita harus menggunakan Downloader Eksternal.

 

Spesifikasi Arduino Mini

Microcontroller ATmega328
Operating Voltage
5V
Input Voltage
7-9 V
Digital I/O Pins 14 (of which 6 provide PWM output)
Analog Input Pins 8 (of which 4 are broken out onto pins)
DC Current per I/O Pin 40 mA
Flash Memory 32 KB (of which 2 KB used by bootloader)
SRAM
2 KB
EEPROM 1 KB
Clock Speed 16 MHz
Length 30 mm
Width 18 mm

 

7. Arduino Micro

 


Arduino mikro memiliki fisik yang sama dengan Arduino nano namun lebih panjang. Perbedaannya dengan Arduino nano adalah jumlah pin yang lebih banyak, yaitu 20 pin I/O digital dan 12Pin analog.

 

Spesifikasi Arduino Micro

Microcontroller ATmega32U4
Operating Voltage 5V
Input Voltage (recommended)  7-12V
Input Voltage (limit) 
6-20V
Digital I/O Pins
20
PWM Channels 7
Analog Input Channels  12
DC Current per I/O Pin 
20 mA
DC Current for 3.3V Pin 50 mA
Flash Memory   32 KB (ATmega32U4)
SRAM 2.5 KB (ATmega32U4)
EEPROM 1 KB (ATmega32U4)
Clock Speed 16 MHz
LED_BUILTIN 13
Length 48 mm
Width 18 mm


8. Arduino Ethernet



Arduino Ethernet memungkinkan koneksi Jaringan LAN antara Board dengan komputer. Arduino Ethernet memiliki fungsi yang sama dengan Arduino yang lainnya.
 

Spesifikasi Arduino Ethernet

Microcontroller ATmega328
Operating Voltage  
5V
Input Voltage Plug (recommended) 7-12V
Input Voltage Plug (limits) 6-20v
Input Voltage PoE (limits)
36-57V
Digital I/O Pins 14 (of which 4 provide PWM output
Arduino Pins reserved: 10 to 13 used for SPI
4 used for SD card
2 W5100 interrupt (when bridged)
Analog Input Pins 6
DC Current per I/O Pin
40 mA
DC Current for 3.3V Pin 50 mA
Flash Memoryer 32 KB (ATmega328) of which 0.5 KB used by bootload
SRAM 2 KB (ATmega328)
EEPROM 1 KB (ATmega328)
Clock 16 Mhz
Length 68.6 mm
Width 53.3 mm

Weight

 28 g

Kesimpulan :

Arduino sendiri di ciptakan untuk mempermudah dan harganya terjangkau untuk setiap kalangan bisa mempelajarinya dan macam macam dari arduino digunakan untuk keperluan tertentu, maka dari itu arduino dibuat menjadi berbagai macam variasi dan pada kegunaanya. Sekian dari saya Terimakasih.


Sumber:
- https://en.wikipedia.org/wiki/Arduino
- https://www.andalanelektro.id/2018/08/mengenal-arduino.html
- https://serviceacjogja.pro/pengertian-arduino/

Comments